Kamis, 08 Desember 2011

KANDANG MERPATI

      Kandang merpati sangat dibutuhkan dalam beternak merpati. Kandang berfungsi sebagai tempat berteduh dan tempat untuk mengerami telurnya sehingga terhindar dari gangguan baik karena alam maupun binatang lainnya.Kandang Merpati dibuat sesuai dengan jumlah merpatinya.setiap kandang digunakan untuk satu pasang merpati.
      Kandang merpati dibuat bisa menggunakan papan kayu, triplek, bambu, kardus ataupun yang lainnya, yang penting bisa melindungi merpati dari gangguan luar.
      Luas kandang merpati disesuaikan dengan besar kecilnya merpati, dan lebih baik lagi kalau kandangnya agak sedikit besar.
Bentuk kandang merpati bermacam-macam contohnya berbentuk ren. Bentuk ren digunakan untuk anak merpati yang tidak diasuh induknya, atau sudah mandiri, umurnya sekitar 1 bulan.

JENIS MAKANAN MERPATI

        Makanan sangat diperlukan bagi semua makhluk hidup, terutama merpati. Makanan merpati sebagian besar menggunakan jagung. Selain itu juga makanan merpati bisa berupa biji-bijian seperti jewawut, padi, gandum, cantel, biji kacang-kacangan dan masih banyak lagi yang lainnya. makanan merpati sangat mudah didapat dan harganyapun tidak terlalu mahal tergantung biji-bijiannya. Selain memakan biji-bijian, merpati juga sering memakan nasi aking atau nasi yang sudah dikeringkan. 
       Untuk membantu pencernaan merpati sering memakan kerikil atau tanah dan kadangkala merpati memakan daun-daunan seperti rumput atau sejenisnya yang fungsinya sebagai obat herbal untuk kesehatan merpati.

JENIS MERPATI

Ternak Merpati

Burung merpati termasuk jenis burung yang jinak dan akrab dengan manusia. Merpati tak hanya dipelihara sebagai satwa kesayangan, yaitu sebagai ternak hias dan balap. Ternak yang dijadikan lambang kesetiaan (sifat monogamous = satu pasangan) dan perdamaian ini juga termasuk salah satu penghasil daging yang cukup baik.
Bagaimana tidak, dengan siklus yang relatif pendek yaitu 35 hari sepasang merpati sudah mampu menghasilkan keturunan. Ini berarti dalam kurun waktu satu tahun sepasang merpati mampu menghasilkan keturunan 10 kali dengan jumlah litter size 2 ekor.
Diantara kelebihan merpati dibandingkan dengan binatang lain adalah kemampuan mengenali medan, tidak banyak menuntut persyaratan khusus untuk kelangsungan hidupnya, makanan dan perawatannya cukup mudah, gampang dikembangbiakkan, termasuk ternak yang mudah untuk dijinakkan, dan juga keragaman jenisnya.
Bagi kita yang sudah familiar dengan penghoby kuliner, tentu akan ingat lesehan-lesehan atau warung makan di pinggir jalan yang menyajikan menu sari laut atau lainnya. Salah satu menu yang ditawarkan adalah merpati goreng. Kalau yang dipotong piyek (squab) tentu tak jadi masalah, akan tetapi kalau yang dipotong merpati tua dan afkir tentu menjadi masalah. Permintaan yang terus mengalir adalah sebuah peluang yang belum banyak di baca orang.
Sungguh sangat sayang kalau peluang ini terlewatkan begitu saja hanya karena pasokan yang belum mencukupi. Merpati potong tetap menjanjikan peluang dan keuntungan walaupun penjualannya masih di tempat-tempat tertentu karena harganya yang masih tinggi. Tapi perlu diingat, peluang baru dengan sedikit ‘pemain’ yang menekuni, kemungkinan peluang berhasil sangat tinggi.
Berikut adalah beberapa jenis merpati yang digolongkan berdasarkan tujuan pemeliharaannya :

1.Merpati pacuan (Carrier Pigeon)
Banyak diminati orang karena daya terbangnya kuat. Ciri-cirinya antara lain : sosok tubuh yang gagah tetapi terlihat ramping, bulu tipis dan kaku, kulit pada tonjolan hidungnya tebal dan besar. Merpati pacuan memiliki kemampuan terbang sejauh 200 km, tetapi kemampuan merpati jelajah modern bias mencapai 1.500 km. Merpati yang termasuk jenis ini antara lain : Belgian homer, tumbler, flying tipper, flight, merpati pos dan yang popular di Indonesia adalah merpati local yang dilatih untuk dijadikan merpati pacuan.

2.Merpati Hias
Lahir karena nilai rekreatif dan kesenangan. Merpati hanya dipandang dari sudut keindahan warna bulu dan bentuk tubuh. Merpati yang termasuk jenis ini antara lain : Jacobin (lebih terkenal dengan sebutan merpati jambul), Satinette (paruh pendek), English Pouter (jangkung), Frillback, dan Florentine. Merpati hias yang popular di Indonesia adalah merpati kipas (Fantail).

3.Merpati Konsumsi
Dikenal juga dengan sebutan merpati potong atau pedaging. Sebenarnya semua jenis merpati bias dijadikan merpati potong. Merpati yang termasuk jenis ini adalah Carneau dan Mondaine. Jenis merpati potong yang popular di Indonesia adalah Hummer King. Anakan Hummer King umur satu bulan bisa mencapai bobot 6-7 ons dan siap jual.*(SPt)
Silahkan mengutip atau mengkopi artikel ini dengan menuliskan sumbernya : www.sentralternak.com

Selasa, 29 November 2011

CARA BETERNAK MERPATI

        Merpati setelah melakukan perkawinan, maka akan bertelor. Telor burung merpati rata-rata 2 butir, yang selanjutnya dierami oleh induk jantan dan betnanya secara bergantian. lama pengeraman kurang lebih 18 hari selanjutnya telur mulai menetas dan mengeluarkan anak merpati yang kita sering kenal dengan nama piyik. yang selanjutnya diberi makanan oleh induk betina dan jantan secara bergantian sampai piyik tersebut bisa mencari makanan sendiri. Setelah anak merpati bisa mencari makanan sendiri dan bisa terbang harus dipisahkan dari induknya supaya induknya bertelur lagi.
       Anak merpati yang sudah terbang, maka lama - kelamaan akan semakin dewasa sehingga siap untuk mencari pasangannya. Dalam pmeliharaan merpati diharapkan diberi ruang untuk terbang supaya merpati bisa tumbuh sehat. Selain itu juga merpati akan jinak dan tidak akan hilang jika dilepaskan begitu saja, karena merpati mempunyai naluri sebagai binatang yang jinak dan akan kembali lagi di kandangnya.

KEHIDUPAN MERPATI

KEHIDUPAN MERPATI

       Merpati merupakan hewan yang hidup berkelompok dan berpasang-pasangan. Pada umumnya merpati hidup pada ketinggian 1000 -2000 mdpl.Biasanya pada usia 7 bulan merpati sudah mulai mencari pasangannya.
       Merpati jantan mempunyai ciri-ciri yaitu tubuh, kepala lebih besar dari betina, serta mempunyai warna yang mengkilap serta mempunyai suara yang besar dan sangat agresif apabila ada betina. Sedangkan merpati betina memiliki ciri-ciri tubuh dan kepala lebih kecil dari pada betina dan lebih lambat atau kurang agresif.
        Perkawinan merpati dipengaruhi oleh lingkungan seperti  iklim, jenis makanan, curah hujan, sinar matahari.Menjelang musim kawin, merpati jantan mempunyai bunyi yang besar sambil mengangguk-nganggukkan kepala dan mengembangkan serta merenggangkan bulu ekornya.membuntuti betinanya, temboloknya membesar, keduanya akan melakukan cumbuan dengan cara menggeserkan paruhnya dan selanjutnya melakukan perkawinan

APA SIH MERPATI>>>>>>>>>>

ARTI MERPATI

         Merpati sering kita kenal dengan nama burung dara. Kata merpati diambil dari bahasa sansekerta "mharyapati". Dalam bahasa latin disebut Columbia livia.Merpati merupakan bangsa burung yang memiliki ciri-ciri  seperti burung pada umumnya. Ciri-ciri burung merpati yaitu mempunyai bulu dan mempunyai sayap untuk terbang.Kakinya ditutupi kulit tanduk.
        Merpati merupakan hewan berdarah panas yang dapat menyesuaikan diri terhadap suhu lingkungan. Merpati mempunyai penglihatan dan pendengaran yang tajam serta mempunyai naluri untuk melindungi telur dan anaknya. Merpati juga baik betina maupun jantan bergotong royong untuk mengerami telurnya sampai menetas bahkan dalam mencari makanpun, mereka bergotong royong untuk memberi pakan kepada anaknya.
       Bagian tubuh merpati diantaranya Kepala, leher tubuh dan anggota tubuh. Anggota tubuh terdiri atas paruh, sayap, bulu, kaki dan kuku. Pada pangkal paruh yang menonjol disebut sora.